Simpan Sabu-Sabu, Wakil Bendahara Golkar Diciduk Polisi

Satresnarkoba Polres Banyuwangi membekuk 2 perempuan karena kedapatan menyimpan narkoba yang berjenis sabu-sabu. Hal yang mengejutkan adalah salah seorang tersangka tercatat sebagai pengurus partai politik

Tersangka yang tercatat seabgai pengurus partai politik adalah Atrit Hinong Dorong Hadi Atmojo yang berusia 32 tahun yang merupakan warga Dusun Kopen yang tercatat sebagai wakil bendahara DPD Partai Golkar Banyuwangi.

Atrit ditangkap ketika bersama Ayu Rikanti yang berusia 25 tahun yang merupakan Dusun Krajan Wetan.

Kedua ditangkap ketika mengendarai mobil dengan nomor polisi P 1375 VQ yang tengah berada di area SPBU Kedayunan, Kecamatan Kabat pada hari Minggu pukup 22.30. Setelah digeledah oleh polisi, dari tangan Atrit ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 2,38 gram.
Simpan Sabu-Sabu, Wakil Bendahara Golkar Diciduk Polisi
“Keduanya telah lama kami incar. Begitu ada informasi bertransaksi sabu-sabu di Jember. Aparat langsung melakukan penangkapan di lokasi yang dijanjikan oleh tersangka yaitu Kedayunan,” kata Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi.

Penangkapan 2 perempuan tersebut disebutkan telah lama direncanakan oleh petugas hal ini dikarenakan sepak tejang Atrit dan Ayu bisnis haram sabu-sabu ini telah terendus sejak lama. Penangkapan ini berhasil dilakukan karena kendaraan tersangka yang tengah melaju berhasil dihentikan oleh aparat. Tersangka sendiri tengah melakukan perjalanan ke Banyuwangi.

Setelah dihentikan di SPBU Kedayunan, petugas langsung melakuakn penggeledahan. Dari penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti yaitu 4 paket sabu-sabu dengan berat mencapai 2,38 gram. “Aparat menemukan barang bukti sabu-sabu beserta 2 HP milik 2 tersangka,” kata Agung.

Setelah pengeledahan, petugas langsung membawa kedua tersangka beserta mobil yang digunakan ke Polres Banyuwangi untuk penyelidikan. Dirinya mengungkapkan bawha berdasarkan pengakuan kedua tersangka, 2,38 gram sabu-sabut tersebut didapatkan dari seorang pria di Jember.

Kedua mengaku sebelumnya telah melakukan transaksi dengan seorang di depan Terminal Tawang Alun, Jember,” jelas Agung.

Perbuatan 2 perempuan tersebut telah melanggar pasar 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 subsider pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika. Kedua ditangkap polisi karena terbukti dengan sengaja memiliki, menyimpan dan menjual ataupun membeli narkoba golongan tingkat satu yaitu sabu-sabu. “Ancaman hukumannya adalah maksimal 20 tahun penjara. Saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka,” tutur Agung.


Menyamar Menjadi Petugas Bank, Dua Pemuda Ini Bobol ATM Nasabah

Jajaran Satuan Sabhara Polresta Palembang meringkus 2 pembobol ATm ketika beraksi di Jl. Srijaya Negara, Kecamatan Ilir Barat I. Kedua pelaku daftar poker tersebut bernama Yose yang berusia 25 tahun dan Ibrahim yang berusia 28 tahun. Kedua pelaku merupakan warga Muara Dua, OKU Selatan.

Penangkapan terjadi ketika anggota Sabhara curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku di sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. Dari kecurigaan tersebut, aparat melakukan pengintaian. Dari pengintaian tersebut petugas Sabhara melihat kedua beraksi dengan membobol ATM. Begitu melihat aksi pelaku, polisi langsung melakukan penyergapan. Keduanya yang ditangkap tersebut tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolresta Palembang.

“Belajar dari internet,” kata Yose ketika ditanya oleh aparat darimana dirinya belajar untuk membobol mesin ATM. Yose sendiri mengaku bahwa apa yang dilakukannya bukanlah untuk pertama kalinya. Sebelumnya pelaku telah pernah beraksi di wilayah Prabumulih dan Palembang. “Kadang dapat 2 juta, yang terbesar adalah 3 juta,” ungkap Yose.

Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah masuk kedalam bilik ATM. Lalu dirinya menukar nomor call center yang ditempel di mesin ATM dengan nomor telepon miliknya. Setelah itu, tersangka menyelipkan plastik mika ke tempat dimasuknya kartu ATM.
Menyamar Menjadi Petugas Bank, Dua Pemuda Ini Bobol ATM Nasabah
Demi keamanan dalam beraksi, Ibrahim bertugas untuk mengawasi area diluar bilik ATM. Modus pelaku tersebut membuat kartu ATM akan tersangkut bandar poker dan jika korban yang masih awam akan langsung panik dan akan langsung menelepon nomor yang ada yang dimesin ATM tersebut yang dimana merupakan nomor call center palsu.

“Korban akan telepon call center dan saya berpura-pura menjadi petugasnya. Kemudian menanyakan pin ATM korban,” kata Yose. Setelah itu, dirinya akan mengarahkan pemilik ATM untuk melakukan pemblokiran kartu ATM di bank terdekat pada esok harinya jika korban menelepon pada saat bank telah tutup. Tujuannya adalah agar korban pergi dari bilik ATM yang telah diakali oleh pelaku.

“Setelah korban pergi, kami datang bilik tersebut dan menarik kartu ATM yang sangkut tersebut yang selanjutnya kami kuras isi tabungan mereka,” kata Yose.

Pria pengangguran tersebut berdalih bahwa dirinya terpaksa melakukan hal tersebut karena membutuhkan uang yang dimana akan digunakan untuk mengobati anaknya yang sedang sakit. Sisa uang tersebut sendiri akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Pelaku kedua yaitu Ibrahim sendiri menyangkal bahwa dirinya adalah komplotan dari Yose.

Dirinya menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu bahwa Yose akan membobol ATM. Ibrahim menjelaskan bahwa dirinya http://www.temanpoker99.com hanya diajak oleh Yose ke ATM untuk mengambil uang. “Saya hanya diajak ke mesin ATM dan diminta untuk menunggu diluar. Dia masuk kedalam dan saya tidak tahu bahwa dia mau bobol ATM,” kata Ibrahim.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasat Sabhara Kompol Rachmat Syawal Pakpahan mengatakan bahwa tertangkapnya kedua pelaku diawali dari kecurigaan petugas keamanan bank dan anggota Sabhara yang kebetulan sedang patroli di lokasi kejadian.


BNN Tangkap Oknum PNS Pemko Batam Saat Melakukan Transaksi Narkoba

Badan Narkotika Nasional atau BNN Kepulauan Riau meringkus seorang pegawai negara sipil atau PNS Pemko Batam pada hari Sabut lalu. PNS yang diamankan tersebut berinisial MF yang masih aktif bekerja sebagai PNS di Pemko Batam. Ketika diamankan MF sempat mencoba kabur akan tetapi petugas dari BNN dengan cepat mencegat dan membekuknya. Dari tangan MF, BNN berhasil mengamankan barang bukti narkoba dalam bentuk sabu dengan berat 0.06 gram.

“Kami mengamankan 1 orang PNS Pemko Batam yang berdasarkan dari laporan masyarakat,” kata Kepala BNN Kepri Brigjen Pol Nixon Manurun.

Hingga kini pihak BNN masih memeriksa MF terkait keterlibatkannya dalam peredaran narkoba akan tetapi Nixon menyatakan bahwa dirinya menyakini bahwa MF merupakan korban dari penyalahgunaan narkoba bukan berstatus sebagai pengedar barang haram tersebut.
BNN Tangkap Oknum PNS Pemko Batam Saat Melakukan Transaksi Narkoba
“Mungkin tersangka hanya berstatus sebagai pencandu saja,” kata Nixon.

Kronologis dari penangkapan tersebut, disebut Nixon bermula dari petugas BNN yang memperoleh informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa terdapat transaksi narkoba di daerah Windsor. Sekitar pukul 00:15, petugas yang memantau daerah Windsor melihat terdapat aktivitas yang mencurigakan disalah satu warung ayam penyet yang melayani 24 jam di daerah Windsor.

Petugas melihat ciri-ciri dari orang yang mencurigakan tersebut mirip dengan deskripsi dari orang yang disebutkan berdasarkan informasi dari masyarakat kepada BNN. Petugas lalu bergerak cepat untuk menangkap tersangka yang merupakan penyalahguna narkoba. Ketika dihampir, MF mencoba untuk kabur akan tetapi petugas langsung membekuknya. Nixon sendiri menyatakan bahwa dari kantong MF ditemukan 1 paket kecil sabu.

Setelah diamankan oleh BNN dilokasi, MF langsung dibawha oleh petugas ke kantor BNN di Nongsa. Ketika sampai di kantor BNN, MF langsung menjalani beberapa uji coba narkoba dan ditemukan bahwa hasilnya adlaah MF positif konsumsi narkoba.

Nixon menjelaskan bawha pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap MF untuk menemukan darimana MF mendapatkan barang haram tersebut dan juga sekaligus status MF apakah pengedar atau hanya pemakai. “Masih dalam pemeriksaan yang pastinya akan segera di umumkan setelah assesment tersebut selesai,” kata Nixon.


Pembantu Yang Menjadi Tersangka Pembunuh Bosnya Ternyata…

Taufik alias Upik (57), pembantu yang melakukan pembunuhan terhadap majikannya, Chamim Imron disebut memiliki gangguan kejiwaan. Atas kabar tersebut, kepolisian agen togel pun tengah intens berkoordinasi dengan Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam.

Beberapa saksi yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian antaranya, Tarbiyah Nur yang merupakan orang pertama yang menemukan Imron sedang sekarat setelah dianiaya menggunakan senjata tajam mengaku menyaksikan pelaku menghujamkan pisau ke korban.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh saksi lain dalam hal ini pedagang minuman keliling yang juga melihat Upik menyeret tubuh korban setelah melakukan penusukan. Setelah kejadian, Upik diketahui bersembunyi disamping halaman rumah yang menjadi lokasi TKP. Polisi dengan sigap mengamankan pelaku ke Polsekta Sungai Kunjang serta membawa pelaku ke RS Dirgahayu.
Pembantu Yang Menjadi Tersangka Pembunuh Bosnya Ternyata...
Video proses penyelamatan korban sempat menjadi trending topik di jagat maya. Banyak netizen yang menanggapi aksi evakuasi togel Hongkong korban tersebut. Polisi dikritik karena lebih mementingkan untuk mengamankan pelaku daripada keselamatan korban yang tengah merenggang nyawa.

Menanggapi kritik tersebut, Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang Ipda Suyanto mengatakan bahwa apa yang dilakukan polisi telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Prosedur yang dimaksud adlaah bentuk antisipasi aparat agar pelaku tidak berulah ketika polisi berusaha mengevakuasi korban ke rumah sakit selain itu juga untuk mencegah pelaku melakukan hal yang tidak diinginkan lebih jauh.

“Siapa yang dapat menjamin bahwa pelaku tidak akan membahayakan orang lain?” tanya Suyatno.

Suyatno berkaca pada kejadian yang terjadi sekitar beberapa bulan lalu di lokasi yang sama. Seseorang yang bernama Udin meneror warga dengan sebilah parang dan menimbulkan banya korban. Suyatno menjelaskan bahwa korban mendapatkan 2 tusukan dan banyak pada bagian kepala. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Ketika disinggung mengenai kondisi kejiwaan pelaku, perwira kepolisian tersebut memberikan penjelasan togel HK bahwa pelaku terlihat normal karena dapat menjawab semua pertanyaan seperti nama lengkap serta tempat tigngal akan tetapi ketika ditanya mengenai alasa, pelaku memberikan keterangan yang berubah-ubah.


Kepergok Warga, Maling Motor Bonyok Di Hajar Warga

Sepertinya warga di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Teluk, Jambi telah sangat kesal dengan ular pencurian sepeda motor di tempat mereka. Sebagai buktinya, pelaku pencurian motor yang tertangkap disana pasti dihajar hingga agen Sbobet babak belur seperti yang dialami oleh Riko

Randi yang merupakan salah satu warga yang ikut menangkap pelaku menjelaskan bahwa sekitar 18.00 terdengan teriakan warga yang meminta tolong. Warga pun langsung keluar untuk mencari sumber suara.

Pelaku sempat berusaha untuk melarikan diri setelah meninggalkan sepeda motor yang hendak dicurinya. Untuk mengelabui warga dirinya berlari kearah semak untuk bersembunyi disana. Namun nasib Riko kali ini sedang sial karena dirinya ketahuan bersembunyi di semak-semak. “Pelaku tadi kepergok dan langsung tinggalkan motor terus lari ke semak dan kami kepung hingga dirinya tertangkap,” kata Randi.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku dipukuli oleh warga karena aksi pencurian motor telah kerap terjadi di tempat tinggal warga sehingga warga sudah sangat kesal dengan tindakan pencurian seperti itu.

Sementara itu pelaku mengaku bahwa aksi pencuriannya tersebut pertama kali dilakukan. Dirinya juga mengaku tinggal Sbobet Classic di RT 28 Lebak Bandung yang lokasinya hanya bersebelahan dengan tempat kejadian. “Baru ini bang mau maling. Saya tinggal di atas ni lah. Rencananya mau untuk bayar kos. Tanyalah istri saya,” kata Riko sambil menunjuk ke arah lokasi kos tempat tinggalnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Riko langsung di bawa warga ke Polsek Telanai.