Pembantu Yang Menjadi Tersangka Pembunuh Bosnya Ternyata…

Taufik alias Upik (57), pembantu yang melakukan pembunuhan terhadap majikannya, Chamim Imron disebut memiliki gangguan kejiwaan. Atas kabar tersebut, kepolisian agen togel pun tengah intens berkoordinasi dengan Rumah Sakit Khusus Daerah Atma Husada Mahakam.

Beberapa saksi yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian antaranya, Tarbiyah Nur yang merupakan orang pertama yang menemukan Imron sedang sekarat setelah dianiaya menggunakan senjata tajam mengaku menyaksikan pelaku menghujamkan pisau ke korban.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh saksi lain dalam hal ini pedagang minuman keliling yang juga melihat Upik menyeret tubuh korban setelah melakukan penusukan. Setelah kejadian, Upik diketahui bersembunyi disamping halaman rumah yang menjadi lokasi TKP. Polisi dengan sigap mengamankan pelaku ke Polsekta Sungai Kunjang serta membawa pelaku ke RS Dirgahayu.
Pembantu Yang Menjadi Tersangka Pembunuh Bosnya Ternyata...
Video proses penyelamatan korban sempat menjadi trending topik di jagat maya. Banyak netizen yang menanggapi aksi evakuasi togel Hongkong korban tersebut. Polisi dikritik karena lebih mementingkan untuk mengamankan pelaku daripada keselamatan korban yang tengah merenggang nyawa.

Menanggapi kritik tersebut, Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang Ipda Suyanto mengatakan bahwa apa yang dilakukan polisi telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Prosedur yang dimaksud adlaah bentuk antisipasi aparat agar pelaku tidak berulah ketika polisi berusaha mengevakuasi korban ke rumah sakit selain itu juga untuk mencegah pelaku melakukan hal yang tidak diinginkan lebih jauh.

“Siapa yang dapat menjamin bahwa pelaku tidak akan membahayakan orang lain?” tanya Suyatno.

Suyatno berkaca pada kejadian yang terjadi sekitar beberapa bulan lalu di lokasi yang sama. Seseorang yang bernama Udin meneror warga dengan sebilah parang dan menimbulkan banya korban. Suyatno menjelaskan bahwa korban mendapatkan 2 tusukan dan banyak pada bagian kepala. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Ketika disinggung mengenai kondisi kejiwaan pelaku, perwira kepolisian tersebut memberikan penjelasan togel HK bahwa pelaku terlihat normal karena dapat menjawab semua pertanyaan seperti nama lengkap serta tempat tigngal akan tetapi ketika ditanya mengenai alasa, pelaku memberikan keterangan yang berubah-ubah.


Kepergok Warga, Maling Motor Bonyok Di Hajar Warga

Sepertinya warga di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Teluk, Jambi telah sangat kesal dengan ular pencurian sepeda motor di tempat mereka. Sebagai buktinya, pelaku pencurian motor yang tertangkap disana pasti dihajar hingga agen Sbobet babak belur seperti yang dialami oleh Riko

Randi yang merupakan salah satu warga yang ikut menangkap pelaku menjelaskan bahwa sekitar 18.00 terdengan teriakan warga yang meminta tolong. Warga pun langsung keluar untuk mencari sumber suara.

Pelaku sempat berusaha untuk melarikan diri setelah meninggalkan sepeda motor yang hendak dicurinya. Untuk mengelabui warga dirinya berlari kearah semak untuk bersembunyi disana. Namun nasib Riko kali ini sedang sial karena dirinya ketahuan bersembunyi di semak-semak. “Pelaku tadi kepergok dan langsung tinggalkan motor terus lari ke semak dan kami kepung hingga dirinya tertangkap,” kata Randi.

Setelah berhasil ditangkap, pelaku dipukuli oleh warga karena aksi pencurian motor telah kerap terjadi di tempat tinggal warga sehingga warga sudah sangat kesal dengan tindakan pencurian seperti itu.

Sementara itu pelaku mengaku bahwa aksi pencuriannya tersebut pertama kali dilakukan. Dirinya juga mengaku tinggal Sbobet Classic di RT 28 Lebak Bandung yang lokasinya hanya bersebelahan dengan tempat kejadian. “Baru ini bang mau maling. Saya tinggal di atas ni lah. Rencananya mau untuk bayar kos. Tanyalah istri saya,” kata Riko sambil menunjuk ke arah lokasi kos tempat tinggalnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Riko langsung di bawa warga ke Polsek Telanai.


Seorang Pensiunan TNI Habisi Nyawa Sang Istri

Tindakan sadis dilakukan oleh pensiunan TNI yang berinisial M membuat geger warga yang tinggal di Suraukariang, Jorong Surabayo, Nagari Lububasung, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumbar.

Pensiunan tentara tersebut tega menghabisi nyawa istrinya yang berusia 52 tahun, Risnawati yang merupakan seorang PNS di Koramil 03 Lubukbasung, Kamis dengan sadis. Ibu empat anak tersebut ditemukan bersimbah darah dirumah dengan beberapa luka tusukan senjata tajam disekujur tubuh termasuk di bagian leher dan perut.

Untuk menghindarkan hal yang diinginkan, polisi memasang garis polisi disekitar lokasi TKP karena lokasi kejadian perkara telah dikerumuni dan dipadati oleh warga dan pejabat daerah. Petugas kepolisian sendiri belum memberikan komentar mengenai kasus ini. Untuk mempermudah proses identifikasi sedangkan jasad korban telah dibawa ke RSUD Lubukbasung.

Kapolres Agam, AKBP Eko Budi Purwono mengatakan bahwa diduga korban tewas karena dibunuh. “Belum ada yang keterangan yang pasti karena kepolisian masih dalam tahap pendalaman. Pelakunya diduga adalah suami korban dan telah masuk kedalam DPO,” kata Kapolres Agam.

Di TKP, polisi menyita beberapa barang yang akan dijadikan alat bukti seperti pisau yang diduga kuat digunakan untuk membunuh korban. Kemudian, 2 buah kayu, 1 unit sepeda motor dan sejumlah barang lain yang diduga memiliki hubungan dengan kasus ini.
Seorang Pensiunan TNI Habisi  Nyawa Sang Istri
Eko Budi Purwono mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah mengunggu hasil visum dari tim forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. “Kami akan bekerja sama dengan Kodim 0304 Agam untuk menangani kasus ini karena berhubung ini melibatkan salah satu pensiunan TNI. Untuk jelasnya akan kami jelaskan kepada masyarakat melalui media,” tambah Eko.

Informasinya, Risnawati tinggal bersama dengan suaminya. Mereka memiliki 4 anak yang semuanya telah berkeluarga. Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya yang bernama Kevin, 11 yang ingin bertemu dengan neneknya sepulang sekolah.

Melihat neneknya terbaring dengan berlumuran darah, Kevin lalu memberitahukannya kepada tetangga dan keluarganya. Sementara itu Dandim 0304, Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara menegaskan bahwa suami korban tidak lagi menjadi angogota aktif TNI karena telah pensiun.

“Suami korban telah berstatus sebagai pensiunan TNI. Dirinya adalah anggota Koramil 03 Lubukbasung yang telah pensiun,” jelas Salim. Salim juga mengaku bahwa Dandim akan berkoordinasi dengan Polres Agam untuk menyelidiki kasus ini.

“Kami telah mengirim tim untuk menyelidiki dan Subdenpom Bukittinggi juga telah turun ke lokasi. Sejauh ini, waktu pembunuhan belum dapat dipastikan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang melihat DPO untuk memberikan informasi. Kami juga sudah menenangkan anggota keluarga untuk tidak main hakim sendiri dalam kasusu ini,” tambah Salim.

“Belum diketahui motifnya akan tetapi menurut informasi, rumah tangga keduanya sedang bermasalah,” tutup Salim.


Edan, Istri Dukung Suami Jebol Rumah Orang Karena Masalah Ekonomi

Rio Persada Surbakti Bin Djampal, 34 tahun menjadi bulan-bulanan warga Kampung Imam Bonjol, Tanjunguban, Bintan, Kepri pada hari Minggu sekitar pukul 19.00 WIB.

Rio Persada yang merupakan warga Kelurahan Tanjunguban Kota tertangkap tangan hendak melakuakn aksi pencurian dengan membobol sebuah rumah yang sedang kosong. Dengan kondisi bonyok, Rio diiring oleh aparat menuju Mapolsek Bintan Utara.

“Saya melihat pelaku mengendap-gendap dan mengintip jendela rumah warga yang sedang kosong. Ketika pelaku bandar poker hendak beraksi langsung saya tangkap,” kata Samsir Bakhtiar yang merupakan salah satu saksi yang juga merupakan pelapor ketika memberikan keterangan Mapolsek Bintan Utara.
Edan, Istri Dukung Suami Jebol Rumah Orang Karena Masalah Ekonomi
Samsir mengaku bahwa sekitar pukul 04.00 WIB dirinya terbangun dari tidur karena mendengan suara langkah kaki. Kemudian dirinya mengintip dari jendela kamar tidurnya yang kebetulan menghadap jalan kampung. Ternyata dirinya menemukan bahwa sumber suara tersebut berasal dari seorang yang hendak melakukan pencurian di rumah yang tidak bukan adalah rumah miliki orang tua Samsir sendiri.

Walaupun demikian, dirinya tidak buru-buru melakuakn suatu tindakan seperti berteriak akan tetapi menyaksikan terlebih dahulu apa yang akan dilakukan oleh pria mencurigakan tersebut. Ketika pelaku sedang mengintip rumah orang tuanya dan hendak mencongkel jendela barulah dirinya menangkap pelaku dari belakang.

“Pelaku sempat mencoba untuk melawan dan berniat kabur sehingga sayapun langsung minta tolong tetangga agar pelaku http://www.temanpoker99.com tidak sempat kabur,” kata Samsir. Setelah berhasil dibekuk, pelaku digiring ke rumah ketua RW 003 untuk dimintai keterangan sebelum diantar ke aparat kepolisian.

Disana pelaku diinterogasi beberapa jam akan tetapi pelaku tidak mengakui perbuatannya tersebut. Suasana sempat memanas karena pelaku yang terus berkilah. Beberapa warga bahkan sempat emosi. Setelah mengakui perbuatannya, pelaku diantar ke pihak kepolisian.

Kapolsek Binut, Kompol Jaswir membenarkan adanya pelaku yang tertangkap akan melakukan pencurian di rumah salah satu warga di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tanjunguban Utara. Dari pelaku ditemukan barang bukti berupa 1 obeng, tang dan guting yang akan digunakan untuk mencongkel bagian jendela rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini terpaksa untuk mencuri karena himpitan ekonomi. Bahkan aksinya tersebut di dukung oleh istrinya sendiri, Devi Fransiska Binti Emam Mahmudin 39 tahun sehingga polisi juga terpaksa mengamankan daftar poker istri pelaku.


Komplotan Pasutri Pencuri Sarang Burung Walet Akhirnya Ditangkap Polisi

Subdit Resmob Ditreskrimum Metro Jaya berhasil menangkap pasangan suami istri atau pasutri yang berinisial SW berusia 25 tahun dan AH berusia 34 tahun pada Sabtu 26 November. Keduanya ditangkap karena tertangkap basah ketika ingin mencuri sarang burung walet milik warga.

Kasubdit resmot Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengtakan bahwa pasutri tersebut telah beraksi semenjak Mei lalu hingga November 2016. Cara yang dilakukan oleh pasutri tersebut adalah dengan mengambil kunci gudang penyimpanan sarang burung walet yang ada di Taman Semanan Indah Blok ND No. 12 A Jakarta Barat.
komplotan-pasutri-pencuri-sarang-burung-walet-akhirnya-ditangkap-polisi
Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, sarang burung walet yang telah dicuri dari periode Mei hingga November adalah sebanyak 55 kilogram. Semua hasil curian tersebut telah dijual dengan togal nial mencapai Rp 101.000.000.

“Hasil curian tersebut oleh saudara AH digunakan untuk membeli barang-barang sedangkan untuk saudarai SW digunakan untuk keperluan sehari-hari,” kata Budi di polda Metro Jaya pada Minggu 27 November.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 kantong plastik yang berisi sarang burung walet, satu unit handphone merek Samsung, satu unit HP dengna merek Oppo dan kartu ATM BCA beserta sebuah SIM atas nama tersangka.

Budi mengatakan bahwa penyidik telah menyimpulkan bahwa kedua pelaku telah memenuhi unsur tidan pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakuakn bersama-sama karena kewajiban dua alat bukti telah terpenuhi sehingga penyindik telah mengambil keputusan untuk menjerat keduanya dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHP.

“Selanjutnya rencana tidak lanjut adalah melakukan pemberkasan sebelum dilimpahkan ke JPU atau jaksa penuntut umum,” tutup Budi.